GADIS DIBALIK JENDELA

SEBUAH NOVEL BERSERI YANG AKAN TERBIT SETIAP BULAN.

REFLECTION

Thursday, 3 October 2013

PARAMADINA



PARAMADINA?


Hello guys..!! apa kabarnya kalian semua? Baik? sangat baik? super baik? semoga sih hari ini kita semua dalam keadaan yang sangat baik (kalo super baik nanti diangggep plagiat *ups). Semoga juga dunia hari ini bersahabat dengan kita..
Guys, pernah dengar ga kata “PARAMADINA”? apa sih yang pertama kali terlintas dalam fikiran kalian kalo ngedenger kata “PARAMADINA”?. Sebagian mungkin udah pernah denger kata ini dan sebagian kayaknya belum, kalo persepsi tentang kata ini?
Sebagian dari temen saya yang udah kenal kata ini sih punya persepsi minor gitu tentang Paramadina, contohnya mr. X yang kuliah di salah satu universitas di Indonesia bilang, eh paramadina itu yang kampusnya kecil itu ya? Yang liberalis itu ya? Humm, kampus kecil? Ya sih faktanya memang gitu, tapi liberalis? Entar dulu deeh.....
Tapi enggak sedikit juga loh yang punya suara positif ketika saya nyebutin nama itu, beberapa temen di kampus-kampus lain bahkan kagum dengan kata paramadina, fiksi? No... ada beberapa alesan temen-temen saya kagum dengan paramadina, ada sih yang beralasan kalo mereka kagum dengan sosok pendiri Universitas Paramadina, yap Prof. Dr. Nurcholish Madjid (alm). Beliau adalah pendiri universitas Paramadina, beliau juga salah satu pemikir bangsa kelas dunia loh, beberapa orang beranggapan kalo beliau adalah bapak intelektual bangsa. Yang mereka kagumi dari Cak Nur (sapaan Prof. Nurcholish Madjid) adalah pemikirannya yang advance, beliau mengusung ide keislaman, kemoderenan, dan keindonesiaan. Maksudnya? Beliau bercita-cita agar umat Islam (khususnya) menjadi umat yang bertaqwa, humanis, dan enggak gagap teknologi. Keren gak sih?
Buat sebagian lainnya, kekaguman mereka tertuju pada sosok rektor universitas Paramadina yang sekarang. Yap beliau adalah bapak Anies Baswedan Ph.D. sosok beliau yang sederhana, berintegritas, cerdas, dan ramah senyum ini mampu memikat banyak orang terutama kaum intelektual muda indonesia. Visinya tentang kebangsaan banyak dikagumi oleh banyak orang, bukan hanya dari kalangan akademisi atau intelektual aja loh, tetapi juga kalangan-kalangan menengah kebawah. Dibalik senyumnya yang ramah, beliau tidak pernah kompromi dengan apa yang namanya integritas. Dalam sebuah sesi beliau pernah bilang “integrity is the key”
Sebagian lain kagum karena kampusnya yang kece. Kampus Universitas Paramadina itu kecil? Iya tapi pengaruh kampus ini cukup besar dan luas. Beberapa seminar besar pernah diadain loh di kampus Paramadina, yang terbaru adalah ketika Karen Amstrong, Penulis besar “the history of God” pertama kali datang ke Indonesia untuk bicara, and guess what? Kampus Indonesia pertama yang beliau singgahi adalah Universitas Paramadina.
Well, itu dari perspektif orang lain, sekarang giliran saya yang coba kasih perspektif tentang universitas Paramadina. Saya adalah mahasiswa Falsafah dan Agama penerima beasiswa “Paramadina Northstar Fellow 2011” paramadina buat saya itu seperti batu buat pijakan saya untuk lompat lebih jauh dan maju. Paramadina is the gateway to a bright future buat saya kalimat itu memang bener. Kenapa?
1.       Dari kampus ini saya kenal dengan pemikiran Cak Nur yang secara pribadi saya katakan kalo pemikiran beliau itu advanced melebihi masa dimana dia hidup. Semangat kemajuan beliau itu buat saya inspiratif.
2.       Dari kampus ini juga, saya mulai mengenal orang-orang berpengaruh di negeri ini, banyak loh orang-orang besar yang datang ke kampus ini, dan buat saya ini menguntungkan sekali untuk menambah jaringan dan menambah wawasan.
3.       Enggak hanya itu, kampus ini didukung oleh dosen-dosen yang kece dan berkompeten. Buat saya dosen di Paramadina itu asik tapi berisi. Interaktif, mau dengerin dan menghargai pendapat kita, dan materi yang disampein itu bukan materi “asal-asalan” dengan gitu, ketika saya masuk kelas, antusiasme buat belajar itu tinggi, karena kelas yang ga ngebosenin dan pasti ada materi baru yangsebelumnya saya enggak pernah kenal..

Intinya sih gini, dimanapun temen-temen kuliah, sekece apapun kampus kita, kalo kita-nya ga kece juga itu sama aja bo’ong, fasilitas yang bagus kalo ga didukung dengan semangat yang oke dari kawan-kawan semua itu kerasa useless, so it’s your time to show up.



Salam hangat dari sahabat