PARAMADINA?
Hello guys..!! apa kabarnya kalian semua? Baik? sangat baik? super baik?
semoga sih hari ini kita semua dalam keadaan yang sangat baik (kalo super baik
nanti diangggep plagiat *ups). Semoga juga dunia hari ini bersahabat dengan
kita..
Guys, pernah dengar ga kata “PARAMADINA”? apa sih yang pertama kali
terlintas dalam fikiran kalian kalo ngedenger kata “PARAMADINA”?. Sebagian
mungkin udah pernah denger kata ini dan sebagian kayaknya belum, kalo persepsi
tentang kata ini?
Sebagian dari temen saya yang udah kenal kata ini sih punya persepsi minor
gitu tentang Paramadina, contohnya mr. X yang kuliah di salah satu universitas
di Indonesia bilang, eh paramadina itu yang kampusnya kecil itu ya? Yang
liberalis itu ya? Humm, kampus kecil? Ya sih faktanya memang gitu, tapi
liberalis? Entar dulu deeh.....
Tapi enggak sedikit juga loh yang punya suara positif ketika saya nyebutin
nama itu, beberapa temen di kampus-kampus lain bahkan kagum dengan kata
paramadina, fiksi? No... ada beberapa alesan temen-temen saya kagum dengan
paramadina, ada sih yang beralasan kalo mereka kagum dengan sosok pendiri
Universitas Paramadina, yap Prof. Dr. Nurcholish Madjid (alm). Beliau adalah
pendiri universitas Paramadina, beliau juga salah satu pemikir bangsa kelas dunia
loh, beberapa orang beranggapan kalo beliau adalah bapak intelektual bangsa.
Yang mereka kagumi dari Cak Nur (sapaan Prof. Nurcholish Madjid) adalah
pemikirannya yang advance, beliau
mengusung ide keislaman, kemoderenan, dan keindonesiaan. Maksudnya? Beliau
bercita-cita agar umat Islam (khususnya) menjadi umat yang bertaqwa, humanis,
dan enggak gagap teknologi. Keren gak sih?
Buat sebagian lainnya, kekaguman mereka tertuju pada sosok rektor
universitas Paramadina yang sekarang. Yap beliau adalah bapak Anies Baswedan
Ph.D. sosok beliau yang sederhana, berintegritas, cerdas, dan ramah senyum ini
mampu memikat banyak orang terutama kaum intelektual muda indonesia. Visinya
tentang kebangsaan banyak dikagumi oleh banyak orang, bukan hanya dari kalangan
akademisi atau intelektual aja loh, tetapi juga kalangan-kalangan menengah
kebawah. Dibalik senyumnya yang ramah, beliau tidak pernah kompromi dengan apa
yang namanya integritas. Dalam sebuah sesi beliau pernah bilang “integrity is the key”
Sebagian lain kagum karena kampusnya yang kece. Kampus Universitas
Paramadina itu kecil? Iya tapi pengaruh kampus ini cukup besar dan luas.
Beberapa seminar besar pernah diadain loh di kampus Paramadina, yang terbaru
adalah ketika Karen Amstrong, Penulis besar “the
history of God” pertama kali datang ke Indonesia untuk bicara, and guess
what? Kampus Indonesia pertama yang beliau singgahi adalah Universitas
Paramadina.
Well, itu dari perspektif orang lain, sekarang giliran saya yang coba kasih
perspektif tentang universitas Paramadina. Saya adalah mahasiswa Falsafah dan
Agama penerima beasiswa “Paramadina Northstar Fellow 2011” paramadina buat saya
itu seperti batu buat pijakan saya untuk lompat lebih jauh dan maju. Paramadina
is the gateway to a bright future buat saya kalimat itu memang bener. Kenapa?
1.
Dari kampus
ini saya kenal dengan pemikiran Cak Nur yang secara pribadi saya katakan kalo
pemikiran beliau itu advanced melebihi masa dimana dia hidup. Semangat kemajuan
beliau itu buat saya inspiratif.
2.
Dari kampus
ini juga, saya mulai mengenal orang-orang berpengaruh di negeri ini, banyak loh
orang-orang besar yang datang ke kampus ini, dan buat saya ini menguntungkan
sekali untuk menambah jaringan dan menambah wawasan.
3.
Enggak hanya
itu, kampus ini didukung oleh dosen-dosen yang kece dan berkompeten. Buat saya
dosen di Paramadina itu asik tapi berisi. Interaktif, mau dengerin dan
menghargai pendapat kita, dan materi yang disampein itu bukan materi
“asal-asalan” dengan gitu, ketika saya masuk kelas, antusiasme buat belajar itu
tinggi, karena kelas yang ga ngebosenin dan pasti ada materi baru
yangsebelumnya saya enggak pernah kenal..
Intinya sih gini, dimanapun temen-temen kuliah, sekece apapun kampus kita,
kalo kita-nya ga kece juga itu sama aja bo’ong, fasilitas yang bagus kalo ga didukung
dengan semangat yang oke dari kawan-kawan semua itu kerasa useless, so it’s
your time to show up.
Salam hangat dari sahabat




